Showing posts with label SPORT. Show all posts
Showing posts with label SPORT. Show all posts

Thursday, July 12, 2018

Mengenang Kembali Kemenangan Terbesar Timnas Indonesia Sepanjang Sejarah

Mengenang Kembali Kemenangan Terbesar Timnas Indonesia Sepanjang SejarahMengenang Kembali Kemenangan Terbesar Timnas Indonesia Sepanjang Sejarah
Selamat pagi, siang, sore, petang, dan malam kawan - kawan kaskuser semua yang baik hati. Bertemu kembali di thread sederhana ane.


Gelaran pesta sepak bola terbesar sejagad raya yang di selenggarakan di Rusia telah memasuki akhir babak 16 besar. Beberapa tim yang tersingkir di babak ini harus rela angkat koper lebih dulu. Sedangkan untuk tim yang lolos, harus mempersiapkan diri menyambut babak selanjutnya sembari berharap dan bedoa agar kemenangan selalu di pihak mereka, untuk kemudian bisa menjadi juara dunia dan mengangkat trophy kemenangan.

Di dalam negeri, para punggawa Garuda Muda Indonesia saat ini sedang berjibaku menghadapi para musuh - musuhnya di ajang Piala AFF 2018. Di pertandingan yang di gelar di Gelora Delta Sidoarjo ini, timnas U19 Indonesia mampu melumat musuh - musuhnya, setidaknya di 2 pertandingan awal. Di pertandingan pertama kontra Laos, tim besutan Indra Sjafrie ini mampu mengalahkan Laos dengan skor tipis 1-0. Sedang di pertandingan kedua yang di gelar semalam (3/7), Indonesia mampu mengganyang Singapura dengan empat gol tanpa balas. Dengan kemenangan ini, timnas Indonesia untuk sementara bertengger di posisi pertama klasemen grup A.

Semoga saja di 2 pertandingan sisa melawan Filipina dan Thailand, timnas kita mampu mengoleksi kemenangan agar bisa lolos ke babak semifinal ajang yang di gelar setiap 2 tahun sekali ini dengan mudah. Pertandingan melawan Filipina yang akan di gelar pada Kamis (5/7) ini sendiri seperti membuka kembali kenangan manis timnas Indonesia senior saat pernah menang besar lawan tim Negeri Pinoy ini. Kemenangan ini sekaligus sebagai rekor kemenangan terbesar timnas kita sepanjang sejarah.

Mengenang  Kembali Kemenangan Terbesar Timnas Indonesia Sepanjang SejarahMengenang Kembali Kemenangan Terbesar Timnas Indonesia Sepanjang Sejarah
Tujuh belas tahun yang lalu, saat gelaran Piala Tiger (sekarang berubah menjadi Piala AFF) Bambang Pamungkas dan kawan - kawan mampu melumat timnas Filipina dengan skor telak 13 - 1. Pertandingan ini sendiri di gelar di Gelora Bung Karno, Jakarta. Pada saat itu Indonesia menjadi tuan rumah ajang piala negara - negara di kawasan Asia Tenggara ini. Kemenangan 13-1 kontra Filipina kala itu seperti sebuah bonus yang di berikan Tuhan kepada Indonesia. Bagaimana tidak? Indonesia yang kala itu hampir tak lolos ke babak semifinal, dan jika ingin lolos sebagai runner up group harus bisa mengalahkan Filipina, justru tak di sangka - sangka mampu melumat Filipina dengan skor besar. Akibat kemenangan ini, Indonesia melaju ke semifinal menemani Vietnam yang sudah lebih dulu memastikan diri lolos sebagai juara group.

Di edisi Piala AFF tahun 2002 kali ini, prestasi Indonesia bisa di bilang cukup membanggakan. Di semifinal, tim besutan Ivan Kolev ini mampu mengalahkan musuh bebuyutan, Malaysia dan akhirnya timnas kita bisa melaju ke babak final menghadapi tim Negeri Gajah Putih, Thailand. Sayang, di babak final timnas kita harus kalah dari Thailand lewat adu tendangan pinalti.

Mengenang Kembali Kemenangan Terbesar Timnas Indonesia Sepanjang SejarahMengenang Kembali Kemenangan Terbesar Timnas Indonesia Sepanjang Sejarah
Lalu pertanyaannya sekarang, mungkinkah Garuda Muda kita kembali bisa mengulang kemenangan besar kontra Filipina? Jawabannya bisa iya, bisa juga tidak. Kenapa? Karena timnas Filipina yang dulu, bukanlah timnas Filipina yang sekarang. Saat ini, Filipina sedang membenahi persepakbolaan mereka, salah satunya dengan program naturalisasi yang gencar di lakukan di level timnas senior. Meski untuk level U-19 hasil dari perbaikan itu belum nampak. Buktinya, di pertandingan AFF 2018 yang berlangsung kemarin, timnas Filipina di lumat tim Vietnam dengan skor telak 5-0.





Disclaimer : Asli tulisan TS
Referensi : Ini dan Ini
Sumur Gambar : Om Google
SUMBER

Wednesday, July 11, 2018

World Cup 2018 Russia, Akhir dari Era Sepakbola Possesion?


World Cup 2018 Russia, Akhir dari Era Sepakbola Possesion ?


possesion ball adalah fenomena tersendiri di dekade ini, keberhasilan Guardiola memperbaharui total football yang di prarkai Johan Cruft, seolah menyihir mata para penikmat sepakbola akan indahnya permainan. Sontak Blaugrana pun mengalami era ke-Emasanya dengan Trebel winner. Taktik ini pun di adopsi oleh arsitek Spanyol yakni Del Bosque dan sukses membuat Spanyol menyabet dua gelar eropa dan satu Trophy Piala Dunia di tahun 2010.
kesuksesan ini pun terus berlanjut, hingga akhirnya Chelsea menemukan cara menghadapinya dengan cara Parkir bus.

Possesion ball di adopsi oleh tim-tim bersar era ini, di Pioneri oleh Spanyol sebagai kiblat possesion ball saat ini, Jerman, Argentina dan juga Brazil. Selama berlangsung sejauh ini ada 5 tim dengan possesion yang tinggi. yakni.
World Cup 2018 Russia, Akhir dari Era Sepakbola Possesion ?


melihat dari data statistik di atas empat klub dari barr chart di atas telah mudik kembali ke kampung halaman mereka masing-masing.


World Cup 2018 Russia, Akhir dari Era Sepakbola Possesion ?
Lha kok ada Salah?

Spanyol sebagai pionirpun sebagai pemuncak Klasemen grup pun harus tertatih-tatih untuk lolos ke 16 besar, yang mana mereka harus di tahan imbang dengan hattrick Cristiano Ronaldo, dan kesusahan melawan Iran dan juga maroko, yang sebenarnya kualitasnya jauh di bawah La Roja. Akhirnya pun Ramos(Murid Pepe) yang di kenal bringas di lapangan pun harus tertunduk menangis, tak percaya La Roja harus terhenti di 16 besar oleh Rusia setelah harus adu Tos-Tosan dengan sang Tuan Rumah Pala Dunia Kali ini.

World Cup 2018 Russia, Akhir dari Era Sepakbola Possesion ?

belum lagi Mimpi buruk Jerman dan fansnya, yang bisa di bilang sejarah terulang, karena dari 1940-an dahulu memang jerman tak bisa berjaya di Rusia. yang mana di Rusia kali ini mereka harus kalah 0-1 oleh Meksiko, mengamankan 3 angka di menit terakhir dari Swedia, dan harus Menanggung malu di hempaskan ke dasar jurang klasemen oleh Korea Selatan 0-2.

World Cup 2018 Russia, Akhir dari Era Sepakbola Possesion ?

Argentina pun sama sebagai Tim yang di perkuat yang katanya sang Juru Selamat pun , harus ditahan imbang oleh Islandia yang mana negara ini adalah debutan Piala Dunia Tahun ini. dengan Penguasaan hanya 22 persen tapi sukses membuat Messi dan para umatnya tertunduk lesu.

World Cup 2018 Russia, Akhir dari Era Sepakbola Possesion  ?

Brazil sejauh ini memang lolos ke 8 besar, dan belum tahu sejauh mana akan menembus ke berapa besar di piala dunia kali ini.

dari data yang tersedia malah tim dengan penguasaan bola tinggi ternyata kalah jauh dnegan tim yang bermain secara Kick and Rush ala Liga Inggris. Dimana dari 14 Tim hanya spertiganya saja Tim yang berhasi mendapatkan kemenangan.
World Cup 2018 Russia, Akhir dari Era Sepakbola Possesion ?


World Cup 2018 Russia, Akhir dari Era Sepakbola Possesion ?

dan kenapa Possesion Ball akhirnya hancur di World Cup 2018 Russia?

penulis menilai Industri sepakbola penyebabnya
World Cup 2018 Russia, Akhir dari Era Sepakbola Possesion ?
.
di dunia Industri apapun yang berhasil akan di teliti kembali di cari kelebihan dan kekurangannya kemudian di perbaiki, bila belum bisa memperbaiki maka di cari antidotnya.

singkat kata semua orang kini sudah tahu akan bagaimana cara menhadapi possesion ball A.K.A Tiki Taka.
Semua orang kini sudah tahu apa bagaimana mengahadapi 11 pemain berkualitas di atas lapangan.

Semua orang pun telah memahami bagaimana seharusnya skema drop defensive lines dan narrow width yang menjadi kunci dari keberhasilan menghadapi tim dengan strategi penguasaan bola tinggi.
Kebiasaan man-marking pun kiini diubah menjadi pemain zonal-marking.


tetapi satu hal yang benar-benar pasti bahwa di Russia ini, belum ada Tim yang bisa di bilang calon Juara, karena kejutan demi kejutan terus terjadi hingga babak sekarang.

Sekian Analisi Amatiran dari penulis, kalu ada salah-salah mohon maaf namanya juga amatir.
dan pesan penulis
Jangan Lupa bahagia



Sumber analisis penulis dan juga literatur pendukung dari Media, dan gambar dari google. 
SUMBER

Sunday, July 8, 2018

Beginilah Proses Pembuatan Trofi Piala Dunia di Italia

Yuk Kita Lihat Proses Pembuatan Trofi Piala Dunia di Italia!

Satu hal yang paling diincar dari perhelatan Piala Dunia 4 tahun sekali adalah... trofi Piala Dunia!

Sedikit sejarahnya nih gan:

Yuk Kita Lihat Proses Pembuatan Trofi  Piala Dunia di Italia!
Foto: Awful Announcing

Semenjak Piala Dunia berlangsung pertama kali di tahun 1930, udah ada 2 trofi yang digunakan yakni Trofi Jules Rimet dari tahun 1930-1970 dan Trofi Piala Dunia dari tahun 1974 sampai sekarang. Piala Jules Rimet awalnya bernama Victory, namun diganti jadi nama presiden FIFA Jules Rimet sebagai bentuk penghargaan, yang terbuat dari emas yang dilapis silver sterling dan lapis lazuli serta menggambarkan Nike, dewi Yunani perlambang kemenangan. Namun trofi Jules Rimet yang original dicuri di tahun 1983 dan nggak pernah ditemukan sampai sekarang.

Trofi Piala Dunia pertama kali dikenalkan pada tahun 1974. Trofi ini terbuat dari emas 18 karat dengan dasar perunggu, setinggi 36,8 cm dan berat 6,1 kg. Trofi ini didesain oleh Silvio Gaazaniga dan dibuat di perusahaan Stabilimento Artistico Bertoni di Italia yang menggambarkan 2 sosok manusia yang bersama memegang Bumi.


Yuk Kita Lihat Proses Pembuatan Trofi Piala Dunia di Italia!
Foto: Al Jazeera

Meski Italia harus bersedih karena nggak lolos untuk bertanding di Piala Dunia 2018, pertama kalinya dalam 60 tahun ini, tapi tetep ada kok unsur Italia dalam perhelatan Piala Dunia 2018 di Rusia. Selain wasit, ya trofi Piala Dunia itu sendiri.

Jalan-jalan ke Paderno Dugnano, kota kecil deket Milan, ada pabrik bercat pink, siapa yang menyangka kalau pabrik ini adalah tempat trofi Piala Dunia dibuat?

Jadi, trofi asli yang jadi properti FIFA dan didesain oleh Silvio Gazzaniga di tahun 1970 ini emang jarang banget dipamerkan untuk promosi. Nah tiap 4 tahun sekali, trofi Piala Dunia yang terbuat dari kuningan atau copy-nya inilah yang diberikan ke tim pemenang Piala Dunia.

Gimana sih langkah pembuatannya?

Yuk Kita Lihat Proses Pembuatan Trofi Piala Dunia di Italia!
Foto: Al Jazeera

Setelah bahan dasarnya selesai dituang dari logam panas, kemudian dipahat dengan gerinda listrik untuk membuang kelebihan logam.

Yuk Kita Lihat Proses Pembuatan Trofi Piala Dunia di Italia!
Foto: Al Jazeera

Setelah itu, proses dilanjut dengan memahat manual menggunakan palu dan alat pahat untuk melengkapi detail.

Yuk Kita Lihat Proses Pembuatan Trofi Piala Dunia di Italia!
Foto: Al Jazeera

Trofi kemudian dihaluskan dengan cara diamplas.

Yuk Kita Lihat Proses Pembuatan Trofi Piala Dunia di Italia!
Foto: Al Jazeera

Trofi kemudian dipindahkan ke departemen galvanik di mana trofi ini dicelupkan ke dalam cairan untuk menghilangkan. Bisa dibilang ini proses pencucian yang pertama ya.

Yuk Kita Lihat Proses Pembuatan Trofi Piala Dunia di Italia!
Foto: Al Jazeera

Ini dia nih gambaran departemen galavanik selama proses pencucian sepuhan.

Yuk Kita Lihat Proses Pembuatan Trofi Piala Dunia di Italia!
Foto: Al Jazeera

Di akhir proses pencucian sepuhan, trofi ini dicuci dengan air penyulingan secara hati-hati.

Yuk Kita Lihat Proses Pembuatan Trofi Piala Dunia di Italia!
Foto: Al Jazeera

Trofi Piala Dunia sekarang udah lengkap dengan kuningan dan marmer garis hijaunya. Kemudian trofi ini disemprot dengan Zapon untuk menjamin ketahanan dan kecemerlangannya.

Yuk Kita Lihat Proses Pembuatan Trofi Piala Dunia di Italia!
Foto: Al Jazeera

Setelah dikeringkan, trofi dibersihkan dan dicek lebih detailnya untuk terakhir kali.

Prosesnya emang harus detail banget gansist, ya namanya juga trofi sepakbola paling bergengsi kan. Ohya ternyata trofi ini dibuat bukan lah menjelang berlangsungnya Piala Dunia tahun berjalan, tapi udah dari 4 tahun lalu udah diserahkan dari Bertoni. Bahkan trofi Piala Dunia 2022 udah diserahkan Bertoni ke pihak FIFA di tahun ini loh.

Jadi, siapa nih jagoan agan yang bakalan bawa pulang trofi Piala Dunia 2018 ini?

Sumur Sumur

Tuesday, July 3, 2018

Kericuhan pun Ada di Piala Dunia


#SundulDunia Kericuhan pun Ada di Piala Dunia


Kericuhan sering kali terjadi, tak terelakkan pula di piala dunia. Di Jawa aja antar kota bisa ricuh apalagi dunia
Gak memper banget orang-orang tua pada ricuh, kelakuan ndeso jangan ditiru .. ga baik buat kesehatan 


Piala Dunia yang diadakan di Rusia ini diikuti oleh 32 Negara akan bertanding di 12 stadion di Negeri Beruang Merah. Bayangkan gan, sedikitnya warga dari Negara Rusia pasti ngumpul di stadion-stadionnya buat lihat mereka bertanding, belum lagi turis-turis dari negara lain.

Pada Februari kemarin di Spanyol saat laga Europa League ada kerusuhan antara suporter Spartak Moskow dan Athletic Bilbao, bahkan seorang polisi meninggal dunia karena kerusuhan yang terjadi di sekitar stadion San Memes ini, hal ini membuat ketakutan akan kerusuhan muncul kembali saat Piala Dunia berlangsung.

Diperparah dengan bentrokan yang melibatkan pendukung Tim Nasional Rusia dengan pendukung Inggris saat Piala Eropa tahun 2016 di Marseille, Perancis membuat pendukung dari Inggris was-was jika mereka menjadi sasaran tindak kekerasan saat Piala Dunia 2018.
#SundulDunia Kericuhan pun Ada di Piala Dunia
Pada tanggal 11 Juni 2018 kemarin juga terjadi kericuhan, tak hanya terjadi pada pendukung, wartawanpun sempat ricuh. Hal ini terjadi saat Timnas Argentina akan memulai sesi latihan mereka. Sesi latihan yang seharusnya terbuka untuk publik, ternyata diharuskan memiliki tiket. Dan kericuhan ini terjadi berjam-jam. Mereka tak tahu menahu harus memiliki tiket untuk latihan terbuka ini. Salah seorang wartawan dari Argentina mengaku bahwa sudah dua kali ia meliput Piala Dunia dan tidak ada biaya untuk latihan terbuka, namun akhirnya para wartawan mendapat tiket gratis untuk masuk melihat Lionel Messi berlatih.

Pada 19 Juni 2018 kemarin masih dengan fans Inggris, mereka melakukan penghormatan cara Nazi dan juga menyanyikan lagu yang diperuntukkan bagi diktator Jerman, Adolf Hitler. Juru bicara FA tak tinggal diam dan mereka akan bekerjasama dengan pihak berwenang untuk mencari tersangkanya.
Ternyata rasa was-was mereka hanya semu, malah nantangin di negara orang
#SundulDunia Kericuhan pun Ada di Piala Dunia
Selain kericuhan karena pendukung dan wartawan di atas, kekhawatiran dalam bidang keamanan di Rusia adalah terorisme.
Teror ini telah berlangsung dalam dua tahun, pada Desember 2017 terjadi bom bunuh diri di St.Petersburg dengan korban jiwa 15 orang. Bulan April juga terdapat bom bunuh diri di bawah tanah St.Petersburg yang menyebabkan 16 orang meninggal. Dua tahun yang lalu pesawat Russians Air membawa 224 penumpang terbang dari Mesir ke Rusia dibom. ISIS diduga menjadi dalang atas peristiwa-peristiwa ini. Ancaman ISIS masih berlanjut dengan dirilisnya poster seorang lelaki menggunakan senjata berada di halaman stadion dan terdapat logo Piala Dunia 2018. Namun dengan semua kejadian itu, penyelenggara Piala Dunia, FIFA yakin bahwa pesta ini akan berlangsung aman.
#SundulDunia Kericuhan pun Ada di Piala Dunia


Semoga hingga laga berakhir, tak ada kericuhan-kericuhan besar terjadi. Semua aman. Semua nyaman

sumber 
kencono
SUMBER

Monday, July 2, 2018

Alasan Belgia Favorit Juara Piala Dunia 2018

#SundulDunia Alasan Belgia Favorit Juara Piala Dunia 2018

Piala Dunia 2018 yang berlangsung di Russia menjadi ajang yang ditunggu-tunggu oleh seluruh pencinta sepakbola yang ada di seluruh dunia. Deretan pemain-pemain terbaik seperti Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, dan masih banyak lagi ikut meramaikan gelaran sepakbola setiap 4 tahun sekali ini.

Piala Dunia kali ini diikuti oleh negara-negara yang terbaik dari setiap benua yang akan merebutkan gelar juara dunia. Tapi dari semua negara yang ikut bertanding di Piala Dunia kali ini, siapa negara terkuat yang akan menjadi negara favorit untuk memenangkan gelar tersebut ? Belgia jawabannya. Kenapa Belgia menjadi negara favorit yang akan memenangkan Piala Dunia kali ini ? Ini alasan Belgia favorit juara.


1. Squad Yang Memiliki Mental Juara

#SundulDunia Alasan Belgia Favorit Juara Piala Dunia 2018

Belgia memiliki segudang pemain yang berbakat, bahkan disetiap posisinya. Pemain di setiap lini menjadi kunci dalam usaha mendapatkan gelar di Piala Dunia kali ini. Seperti di sektor penjaga gawang utama terdapat nama kiper dari Chelsea, Thibaut Courtois. Courtois adalah salah satu penjaga gawang terbaik di dunia, ia membawa Chelsea juara Premier League dengan menjadi tim yang paling sedikit kebobolan di satu musim. Kemampuan dari Courtois sudah tidak diragukan lagi dalam menjaga gawang Belgia. Untuk lini pertahanan, Belgia memanggil nama Jan Vertonghen dan Thomas Meunier. Jan tampil apik bersama Tottenham dan Meunier yang juga tampil apik dengan membawa PSG juara Ligue 1. Mereka menjadi kunci pertahanan Belgia dalam pertandingan. Dalam mengatur jalannya permainan, Belgia memiliki nama Eden Hazard yang membawa Chelsea juara Premier League dengan tampil apik selama satu musim. Selain Hazard, Belgia juga memiliki Kevin De Bruyne yang tampil sangat baik musim ini bersama Manchester City dengan meraih juara Premier League. Untuk sisi depan, Belgia memanggil Romelu Lukaku yang juga tampil cukup memuaskan bersama Manchester United dengan mencetak 16 gol selama satu musim. Dengan ini Belgia dapat menjadi tim yang diunggulkan dalam Piala Dunia kali ini.


2. Pemain yang berusia muda

#SundulDunia Alasan Belgia Favorit Juara Piala Dunia 2018

Pemain yang dipanggil untuk membela Belgia di Piala Dunia kali ini memiliki usia yang cukup muda. Berdasarkan analisis yang dilakukan FIFA. Belgia memiliki skuad yang memiliki usia rata-rata 27.6 tahun yang membuatnya menjadi tim yang cukup muda di gelaran Piala Dunia kali ini.

Dengan skuad yang memiliki usia rata-rata 27 tahun, Belgia akan menampilkan permainan yang agresif dalam menyerang yang akan membuat lawan menjadi kesulitan.


3. Pelatih Yang Berpengalaman

#SundulDunia Alasan Belgia Favorit Juara Piala Dunia 2018

Pelatih Belgia untuk Piala Dunia, Roberto Martinez, bukan pelatih yang terkenal. Namun dia cukup lihai dalam memilih skuad yang akan dibawa ke Russia. Martinez sebelum menangani Timnas Belgia, Ia pernah melatih Everton dengan pemain yang tidak terlalu hebat. Ia berhasil membawa Everton menjadi top 6 mengalahkan Liverpool yang saat itu berada di posisi diatas 6.

Dengan skuad yang memiliki mental juara, Martinez akan berusaha sebaik mungkin untuk membawa para pemainnya meraih gelar Piala Dunia kali ini.

Itulah alasan menurut ane Belgia bisa menjadi negara favorit untuk juara di Piala Dunia kali ini. Kalo ada yang kurang, mohon di koreksi gan. Saling sharing di komen.

Thank you


SUMBER

"The Three Lion" Menggila: Munculnya Mesin Gol Baru Bernama Kane

"The Three Lion" Menggila: Munculnya Mesin Gol Baru Bernama Kane

Timnas Inggris yang awalnya sempat diragukan di ajang Piala dunia 2018. Pasalnya, timnas pencipta olahraga sepak bola ini baru merasakan juara dunia satu kali. Dan itu pun sudah sangat lama, yaitu pada piala dunia 1966. Selain itu,  dari 5 pagelaran terakhir piala dunia yang ada, inggirs hanya mampu paling jauh masuk ke perempat final. Bahkan di tahun 1994 Inggris gagal lolos ke putaran final Piala Dunia. Dan terakhir, empat tahun lalu, The Three Lionharus puas angkat koper terlebih dahulu di fase grup. 



Beberapa kenangan kurang  baik memang masih menghantui mental skuad inggris yang sudah 52 tahun puasa gelar Piala Dunia tersebut. Begitupun apa yang dulu dirasakan pe;atih Timnas Inggris Gareth Southgate. Sehingga, hal tersebut yang membuat dirinya harus mampu memberikan motivasi lebih terhadap skuad inggris yang sedang memasuki keemasannya di tahun 2018. 


"The Three Lion" Menggila: Munculnya Mesin Gol Baru Bernama Kane

Di seluruh dunia, Liga Premier Inggris merupaan liga yang paling kompetitif dan memberikan profit terbesar daripada negara-negara lainnya. Maka dari itu, tidaklah heran jika para pendukung Timnas Inggris selalu berupaya untuk menekan asosiasi sepak bola Inggris untuk tetap berprestasi. Pada hakikatnya, Inggris hanyalah wadah bagi para pemain dari luar negeri datang, terkenal, hebat. Namun, itu semua tidak didapatkan Inggris di dalam prestasi Timnas. Mungkin klub Liverpool, Manchester United dan Arsenal boleh dikatakan banyak memiliki gelar. Tetapi Timnas Inggris berkebalikannya. Padahal Inggris yang mewadahi seluruh  regulasi dan fasilitas yang diinginkan para pemain di klubnya, meskipun dibantu oleh investor juga dalam hal pendanaan.

Terjadi paradoksyang rupanya membawa Inggris pada titik dimana mereka harus menjuarai salah satu gelar, Piala Eropa 2020 atau Piala Dunia 2018. Hal itu yang melecutkan semangat anak asuhan Southgate untuk menunjukkan bakat dan memberikan prestasi pada negara tercinta.


"The Three Lion" Menggila: Munculnya Mesin Gol Baru Bernama Kane

Alhasil, berkat kerja keras Timnas Inggris sejak fase kualifikasi. Inggris lolos Piala Dunia 2018. Meski bukan sebagai status tim unggulan. Dan beruntungnya, di pertandingan pertama kontra Tunisia, Inggris berhasil menang dengan skor tipis 2-1. Publik memang masih ragu dengan kinerja Kane dkk. Namun, di pertandingan kedua melawan Panama (24/06/2018) Inggris mampu menghempaskan Panama denga skor telak 6-1. 


Dan yang mengejutkan, Harry Kaneseperti ingin menunjukkan bahwa dia layak disejajarkan dengan nama Christiano Ronaldo (Portugal) dan Romelu Lukaku (Belgia). Kane berhasil melebihi Ronaldo satu tingkat dengan raihan 5 gol di Piala Dunia kali ini. Kapten tim Inggris itu seperti memberikan sinyal kepada Belgia (lawan selanjutnya) bahwa dirinya akan siap mencetak gol di gawang Belgia dan melangkah ke perdelapan final dengan status pemuncak klasmen grup H Piala Dunia 2018 di Rusia.



"The Three Lion" Menggila: Munculnya Mesin Gol Baru Bernama Kane

Di dalam sepak bola, memang segalanya bisa saja terjadi. Seperti yang telah ditunjukkan Timnas Inggris, bahwa tim yang sebelumnya hanya menjadi "pemanis" di Piala Dunia 2014, kini telah berangsur-angsur berkembang. Sejatinya, sepak bola adalah bagaimana kita bisa memanfaatkan peluang. Sekecil apapn peluang yang ada, tetap saja itu bernama peluang. Dan peluang itu tidak boleh disia-siakan. Agaknya Timnas Inggris akan lebih baik dan lolos ke perempat final. 

Bagaimana menurut kamu?  



Sumber gambar dan informasi:

Artikel Menarik Lainnya

loading...